Kamis, 01 Oktober 2015

Ringkasan Jurnal
Nova Bahrudin
41615110021
Teknik Industri
Universitas mercu buana


STUDI REAKSI HIDROGENASI TERHADAP FURFURAL MENGGUNAKAN KATALIS Ni/γ-Al2O3
Safreno Panggih Pratama, Siti Mariyah Ulfa*, Elvina Dhiaul Iftitah
Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya
Jl. Veteran Malang 65145
*Alamat korespondensi, Tel : +62-341-575838, Fax : +62-341-575835

Ketika proses penelitian reaksi hidrogenasi dilakukan menggunakan katalis  Ni/γ-Al2O untuk meneliti furfural menjadi produk alkohol.
Beberapa tahapan dalam penelitian ini adalah preparasi katalis Ni/γ-Al2O  dilakukan menggunakan magnetic strainer , oven dan tanur modifikasi.
Karakterisasi katalis Ni/γ-Al2O  dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM), dan Atomic Absorption Spectrometry (AAS) gambar di bawah menunjukan perbandingan katalis Ni/γ-Al2O  



Sedangkan produk hasil reaksi hidrogenasi dianalisis menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Analisis menggunakan AAS dilakukan untuk mengetahui kadar Ni dalam katalis Ni/γ-Al2O3 yaitu sebesar 9,96%. Reaksi hidrogenasi dilakukan pada temperatur 150 dan 180 °C selama 1; 2; 2,5; dan 3 jam dalam kondisi atmosfer hidrogen. Kondisi optimum untuk konversi furfural adalah pada temperatur 150 °C selama dua jam reaksi sebesar 44,76% dengan selektivitas terhadap produk alkohol sebesar 70,18%. Berikut tabel perhitungan FTIR

Waktu reaksi
(Jam)
150°C
180°C
Konsentrasi
(ppm)
Selektivitas
%
Konsentrasi
(ppm)
Selektivitas
%
1
12,15
20,84
0
0
2
15,35
70,18
0
0
2,5
0
0
14,85
66,98
3
11,95
81,62
0
0


DAFTAR PUSTAKA
    1.        Suharto dan Susanto, H., 2006, Pengaruh Konsentrasi Katalis Terhadap PerolehanFurfural pada Hidrolisis Tongkol Jagung, Prosiding Seminar Nasional Iptek SolusiKemandirian Bangsa, Yogyakarta, 2-3 Agustus 2006
    2.     Villaverde, M. M., Bertero, N. M., Garetto, T. F., Marchi, A. J., 2013, SelectiveLiquid-phase Hydrogenation of Furfural to Furfuryl Alcohol over Cu-based Catalysts,Catalysis Today, Vol. 213, 87-92
    3.         Karim, M. R., Rahman, M. A., Miah, M. A. J., Ahmad, H., Yanagisawa, M., Ito, M.,2011, Synthesis of γ-Alumina Particles and Surface Characterization, The OpenColloid Science Journal , Vol. 4, 32-36
    4.         Liu, D., Wu, T., Zemlyanov, D., 2013, Deactivation Mechanistic Studies of CopperChromite Catalyst for Selective Hydrogenation of 2-furfuraldehyde, Journal ofCatalysis, Vol. 299, 336-345
    5.    Malinowsky, A. dan Wardzinska, D., 2012, Catalytic Conversion of Furfural TowardsFuel Biocomponents, CHEMIK, Vol. 66, No. 9, 982-990
    6.           Iftitah, E. D., Muchalal, M., Trisunaryanti, W., Armunanto, R., 2010, Cyclization andHydrogenation of (+)-citronellal to Menthols over ZnBr2 and Ni Catalysts Supportedon γ–Al2O3, Indonesian Journal of Chemistry, Vol. 10 (2), 208-213
    7.         Al Anshori, J. dan Muchalal, 2009, Hidrogenasi Pulegil Asetat Dikatalisis Ni/γAl2O3,Sains dan Terapan Kimia, Vol. 3 No. 2, 104-111
    8.            Li, G., Hu, L., Hill, J. M., 2006, Comparasion of Reducibility and Stability ofAlumina-supported Ni Catalysts Prepared by Impregnation and Co-precipitation,General, Vol. 301, 16-24
    9.        Maki-Arvela, P., Hajek, J., Salmi, T., Murzin, D. Y., 2005, ChemoselectiveHydrogenation of Carbonyl Compounds over Heterogeneous Catalysts, AppliedCatalysis A: General, Vol. 292, 1-49
    10.          Baijun, L., Lianhai, L., Bingchun, W., 1998, Liquid Phase Selective Hydrogenation ofFurfural on Raney Nickel Modified by Impregnation of Salts of Heteropolyacids,Applied Catalysis A: General, Vol. 171, 117-122 

Minggu, 06 September 2015

ILMU KIMIA DAN MANFAATNYA

PENGERTIAN KIMIA
Kimia adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang komposisi, struktur dan sifat zat atau materi dari skala moleku, serta perubahan untuk membentuk materi yang di temukan sehari-hari. Kimia sering disebut ilmu pusat di karenakan menghubungkan beberapa ilmu lain seperti ilmu fisika, ilmu bahan, nano teknologi, biologi, farmasi, kedokteran, bioinfortmatika dan geologi. Koneksi ini timbul dengan  memanfaatkan konsep-konsep dari berbagai disiplin ilmu. Sebagai contoh kimia fisik melibatkan penarapan prinsip fisika terhadap materi tingkat atom dan molekul. Kimia berhubungan dengan interaksi materi yang dapat melibatkan antara dua zat atau antara materi dan energi . Zat cenderung di klasifikasikana berdasarkan energi, fase, atau komposisi kimianya. Materi dapat di golongkan dalam 4 fase yaitu padat, cair, gas dan plasma. Dari keempat fase ini hanya fase plasma yang hanya dapat di temukan di luar angkasa yang berupa bintang, karena kebutuhan energinya yang teramat besar. Zat padat memiliki struktur tetap pada pada suhu kamar yang dapat melawan gravitasi atau gaya lemah lain yang mencoba mengubahnya. Zat cair memiliki ikatan yang terbatas, tanpa struktur dan akan mengalir bersama gravitasi sedangkan Gas tidak memiliki ikatan dan bertindak sebagai partikel bebas.
 Untuk mempermudah dalam mempelajarinya, ilmu kimia dikembangkan menjadi cabang-cabang ilmu kimia yang lebih spesifik seperti :
  • Kimia Fisika : Kimia fisika adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari struktur, sifat dan perubahan kimia suatu zat serta perubahan energi yang menyertai perubahan kimia tersebut.
  • Kimia anorganik : Kimia anorganik adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari unsur-unsur pembentuk senyawa, sifat unsur dan senyawanya, pengguna dan pembuatannya.
  • Kimia organik : Kimia organik adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari struktur dan pembentukan senyawa karbon, termasuk reaksi yang terlibat, makanisme reaksi dan ikatan serta kekuatan ikatan antar atom dalam senyawa karbon tersebut .
  •  Kimia Lingkungan : Kimia lingkungan adalah cabang ilmu kimia yang mempelajri tentang interaksi yang melibatkan zat dan reaksi kimia di alam serta polusi di alam .
  • Kimia Analitik :Kimia analitik adalah cabang ilmu kimia yang mengkaji tentang analisis zat atau senyawa, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, meliputi sampling, penyiapan sample siap ukur, pengukuran, pemisahan, peralatan untuk keperluan pengukuran dan sebagainya .
  • Bio kimia : Biokimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari zat kimia serta reaksi kimia yang menyertai proses-proses biologi seperti proses metabolisme dalam tubuh, (reaksi enzimatik, penguraian atau hidrolisis protein, karbohidrat dan lemak .
  • Kimia Makanan : Kimia Makanan adalah cabang ilmu kimia yang fokus pada kajian mengenai komposisi kimia, reaksi kimia dan proses kimia dalam makanan. Makanan yang di maksud meliputi makro nutrisi, mikro nutrisi dan zat aditif dalam makanan.
 MANFAAT KIMIA

  •   Manfaat Ilmu kimia – Bidang Kedokteran

Manfaat ilmu kimai yang pertama pada kehidupan  manusia  adalah dalam bidang kedokteran. Untuk membantu  penyembuhan pasien yang mengidap suatu penyakit, digunakan obat-obatan yang dibuat berdasarkana hasil riset terhadap proses dan reaksi kimia bahan-bahan yang berkhasiat dilakukan dalam cabang kimia farmasi.
  •  Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Geologi

Manfaat ilmu kimia dalam bidang geologi untuk membantu memahami serta mengerti temuan para peneliti tentang bebatuan atau benda-benda alam , sangat erat kaitannya dengan penelitian batu-batua(mineral) dan pertambangan gas dan minyak bumi. Proese unsur-unsur yang menyusun minerah dan tahap pendahuluan untuk ekspolari, menggunakan dasar-dasar kimia.
  • Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Pertanian

Manfaat ilmu kimia dalam bidang pertanian adalah untuk mengembalikan kesuburan pada tanah, perlu dilakukan penambahan pupuk, sedangkan hama dapat diatasi dengan penambahan pestisida, namun pengguanaan di bidang pertanian menimbulkan bahaya pengguanaan pupuk dan pestisida harus di pahami sehingga tidak terjadi kesalahan dalam penggunaanya.
  • Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Biologi

Manfaat ilmu kimia dalam bidang ini yaitu khusus mempelajari tantang makhluk hidup. Proses kimia yang berlangsung dalam makhluk hidup meliputi pencernaan makanan, pernapasan, metabolisme, fermentasi, fotosintesis dan lain-lain.
  • Manfaat Ilmu Kimia – Bidang Hukum

Manfaat dalam bidang hukum yaitu hanya dapat di rasakan ketika di berlakukannya pemeriksaan peralatan bukti  kriminalitas, Bagian tubuh tersangka dapat di periksa dengan memeriksa struktur DNA-nya karena struktur DNA setiap orang berbeda-beda.
  • Manfaat Ilmu Kimia – Bidang mesin

Manfaat ilmu kimia di bidang ini yaitu mempelajari sifat dan komposisi logam yang baik untuk pembuatan mesin, mempelajari sifat, komposisi bahan bakar dan minyak pelumas mesin.

Demikian artikel tentang pengertian dan manfaat ilmu kimia bagi kehidupan yang saya buat , semoga bermanfaat ya kawan maaf bila ada salah dalam penulisannya manusia memang tak ada yang sempurna :-D

REF:

  1. ^ "Chemistry - The Central Science"The Chemistry Hall of Fame. York University.Diakses tanggal 2006-09-12.
  2.  ^ "Top 50 Chemical Producers"Chemical & Engineering News 83 (29): 20–23. 18 Juli2005.
  3.  ^ "Top 50 Chemical Producers"Chemical & Engineering News 83 (29): 20–23. July 182005.
  4. Wikipedia google crome
  5. Tasik cyber sains club


http://www.atep-afia.net/2015/09/tugas-01-kpli-reguler-artikel-kimia.html

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.